Sabtu, 30 Juli 2011
Download Lagu Ilegal Rugikan Rp 12 Triliun per Tahun
Pengunduhan atau download lagu secara ilegal berdampak pada potensi kerugian triliunan rupiah per tahun untuk industri musik di Tanah Air. Angka itu muncul sebagai akibat dari adanya penjualan musik digital dari internet tanpa persetujuan dari pemegang hak cipta sehingga dikhawatirkan merugikan industri fisik rekanan (industri kaset dan cakram padat legal).
"Kerugiannya kira-kira sekitar Rp 12 triliun per tahun kalau ini terus terjadi," ucap Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, usai acara Sosialisasi Stop Illegal Download, Rabu (27/7/2011).
Terkait dengan hal itulah kementerian itu meminta kalangan industri membentuk grup penilai yang menetapkan konten ilegal yang perlu diblokir sehingga Tim Trust Positive mudah memblokir konten musik ilegal tanpa kendala. Tim itu selama ini bersama penyelenggara Internet Service Provider memblokir konten pornografi berdasarkan alamat website.
Rabu, 27 Juli 2011
Green Linggau
Lantaran semua orang merasa enggan untuk melakukannya, membuatku tergugah untuk menulis ini.
Bumi Terancam
Penghijauan. Sebenarnya sepele mengartikan kata itu. Kata yang sering diungkapkan tapi belum tentu bisa dipahami. Sebagai mahasiswa, saya mencoba bergerak sesuai dengan kemampuan. Maklum, untuk kampung kecilku, di mana pendidikan tidak menjadi hal penting—karena mereka berprinsip percuma sekolah tinggi-tinggi kalau akhirnya akan jadi pengangguran juga!, nyaris tak peduli tentang apa itu ”penghijauan”.
Apa sih arti penghijauan itu?
Penghijauan atau reboisasi adalah salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis lingkungan. Begitu pentingnya sehingga penghijauan sudah merupakan program nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. (Manfaat Hutan, greenlumut.wordpress.com, 2008)
Penghijauan sebenarnya menjadi faktor utama yang menentukan keselamatan Bumi. Lihat saja sekarang, asap-asap (yang akhirnya menjadi polusi udara) yang berasal dari knalpot kendaraan bermotor dan pabrik-pabrik; membuat atsmosfer semakin tipis. Apalagi pembalakan liar; pohon-pohon ditebang. Belum lagi kabar buruk terakhir; sebagian wilayah Kutub Utara mencair! Hal itu pula yang menyebabkan Greenland, pulau yang ditetapkan sebagai satu dari tujuh harta karun dunia, pun ikut terkena imbasnya. Raib! Efek dari pencairan itu, air laut yang semakin hari semakin tinggi. Pulau-pulau lain yang ada di Bumi pun terancam tenggelam karenanya. O o, mau ke mana kita akan berlindung lagi?
From Lubuklinggau for Green Earth
Langganan:
Komentar (Atom)